Press "Enter" to skip to content

Cara Membedakan Uang Asli dan Uang Palsu Yang Mudah Dan Akurat

0
16 / 100 SEO Score

Sebagai salah satu alat transaksi dan pembayaran yang digunakan secara resmi di masyarakat, uang tunai sangat rawan akan pemalsuan. Hal ini dibuktikan banyaknya kasus pemalsuan yang beredar dan sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya tidak semua orang dapat membedakan mana uang asli dan uang palsu karena sekilas terlihat sangat mirip. Bahkan seiring berkembangnya waktu, uang palsu yang diproduksi dan disebarkan saat ini hampir menyerupai uang yang asli. Semakin besar kebutuhan akan uang tunai di masyarakat, maka akan semakin banyak uang tunai yang beredar. Dengan demikian akan menjadi peluang besar bagi pelaku-pelaku pemalsuan uang. Tanpa kita sadari, mungkin saja uang palsu tersebut berada di sekitar kita.

Untuk itu pentingnya kita meningkatkan kewaspadaan terhadap uang palsu. Lalu bagaimana cara membedakan uang asli dan uang palsu? Tetapi sebelum itu, kita perlu tahu terlebih dahulu UU yang mengatur tentang uang rupiah.

UU Tentang Uang Rupiah

Pasal 20 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2009 memberikan mandat bagi Bank Indonesia untuk mengeluarkan dan mengedarkan Uang Rupiah serta mencabut, menarik & memusnahkan uang dimaksud dari peredaran. Untuk menjaga uang rupiah yang beredar tetap berada dalam kualitas yang baik, Bank Indonesia menerapkan kebijakan utk mengganti uang tidak layak edar dengan uang yg layak edar.

Berikut adalah cara-cara untuk membedakan antara uang asli dan uang palsu yang dirangkum oleh BisnisUang.Com :

1. Tampilan Uang

Tampilan uang merupakan hal yang pertama yang dapat diperhatikan untuk mengetahui kaslian uang. Dalam tampilan uang rupiah, terdapat perbedaan warna antara uang asli dan yang palsu. Warna pada uang palsu terlihat lebih pudar dibanding dengan yang asli. Tinta yang digunakan juga pasti berbeda, pada saat terkena air, uang asli tidak akan luntur. Berbeda dengan uang yang palsu pasti akan luntur jika terkena air.

Selain itu, dari segi tampilan dapat juga dilihat dari benang pengaman yang ada di bagian tengah uang dan hologram BI pada pojok uang. Benang pengaman dan hologram BI yang ada pada uang asli dapat berubah warna karena dibuat dari tinta pigmen yang khusus. Perubahan warna bisa dilihat ketika kita memperhatikan dari sudut yang berbeda. Sedangkan uang yang palsu tidak akan berubah warna baik benang pengaman maupun hologram BI. Tetapi saat ini ada uang palsu yang beredar memiliki hologram BI yang sekilas terlihat seperti berubah warna, hal ini karena pada bagian tersebut ditambahkan komposisi yang berbahan seperti gliter yang menyebabkan hologram terlihat lebih nyata.

2. Tekstur Uang

Uang yang asli memiliki bahan dasar dari serat kapas. Sehingga tidak mudah sobek, lebih awet, dan saat disentuh juga terasa lebih kasar permukaannya tidak seperti kertas biasa. Jadi uang yang asli tidak mudah sobek, cara mengujinya lipat uang menjadi 2 bagian kemudian sobeklah bagian tengah yang terlipat tetapi jangan terlalu kuat. Hasilnya uang yang asli tidak akan sobek sedangkan uang yang palsu akan mudah sobek. Kemudian uang yang asli lebih kasar permukaannya saat disentuh, sedangkan uang yang palsu lebih halus dan licin serta lebih tipis seperti menyentuh kertas HVS yang diberi tinta.

3. Gambar dan Tulisan

Pada saat uang diterawang, pada uang yang asli terlihat tanda air (water mark) gambar pahlawan yang saling mengisi serta utuh antara bagian depan dan belakang yang biasa disebut dengan rectroverso. Sedangkan uang yang palsu memiliki water mark yang berlawanan antara bagian depan dan belakang. Kalaupun tidak berlawanan, water mark yang dimiliki uang palsu tidak sebagus dan senyata pada uang yang asli.

Dari tulisannya, hal yang tidak dimiliki uang palsu adalah pada sudut pandang tertentu akan terlihat logo BI yang tersembunyi. Hal ini hanya ada di uang asli karena tidak banyak orang yang memperhatikannya. Tulisan ini juga akan terasa timbul jika diraba.

4. Dilihat dengan Lampu UV / Ultra Violet

Inilah teknik yang paling akurat saat memeriksa keaslian uang. Teknik ini biasa digunakan pada Bank dan perusahaan-perusahaan dibidang jual-beli atau yang biasa menerima uang tunai dalam jumlah yang besar. Alat yang dibutuhkan adalah lampu UV / Ultra Violet yaitu lampu yang berwarna ungu. Ketika uang diletakan di bawah sinar UV maka uang yang asli akan menyala dan terlihat gambar yang tersembunyi. Gambar yang terlihat berbeda-beda tergantung pecahaan uang. Sedangkan uang yang palsu tidak akan menyala.

Kemudian nomor seri yang ada pada kedua bagian uang juga akan menyala dan berubah warna ketika disinari lampu UV, contohnya nomor seri yang berwarna hitam saat disinari UV akan berubah menjadi hijau, sedangkan yang berwarna merah akan berubah menjadi orange. Namun, pengedar uang palsu terkadang mengakali dengan menebalkan nomor seri dengan spidol sehingga saat disinari lampu UV akan menyala. Jadi kita harus lebih jeli lagi saat mengecek nomor seri. Berbeda dengan gambar yang muncul saat disinari UV, gambar ini tidak mudah ditiru di uang palsu.

Jika anda penasaran dan ingin tahu bagaimana tampilan uang asli saat di UV anda bisa membeli lampu UV / Ultra Violet portable yang mudah dibawa kemana-mana. Jadi anda akan lebih aman dari uang palsu.

Demikian cara membedakan uang asli dan palsu yang dirangkum oleh BisnisUang.Com. Sebenarnya masih banyak hal yang membedakan uang asli dengan yang palsu, tetapi sangat sulit bagi orang awam untuk melihatnya. Cara yang lebih mudah, praktis, dan sudah pasti akurat adalah cara yang dipaparkan di atas. Bagi anda yang memiliki cara tersendiri untuk mengecek keaslian uang bisa sharing dengan menulis komentar dibawah sehingga kita bisa mendapat lebih banyak informasi lagi tentang keaslian uang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *